Tampilkan postingan dengan label Doc. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doc. Tampilkan semua postingan
Kamis, 11 Juli 2013
Rabu, 26 Juni 2013
Posted by Faisal
No comments | Rabu, Juni 26, 2013
Halo Sobat blogger/netter bertemu lagi dengan saya yang jarang post :D saya mau share ni Iseng-iseng Dapet Duit dari Internet (Paypal + AWSurveys), langsung aja ya...
Persyaratannya
:
Kalo
Mendaftar arus minimal tahun lahirnya 1995 Dan komputer kaga bole sama. Pertama
kalian harus mendaftar rekening online dulu, misal Paypal atau Payza namun di
sini ane mau share tentang Paypal aja dah. Untuk mendaftarnya kalian cukup klik
www.paypal.com dan daftarkan diri kalian. Jangan lupa bahasanya di ganti ke
bahasa Indonesia untuk mempermudah kalian untuk mendafatar.
Klik
daftar
Nah
kalian disitu disuruh pilih Pribadi, Primer atau Bisnis, disini ane pilih Pribadi
aja, lalu klik Memulai. Setelah itu isi
formulirnya dengan data-data kalian. catatan : untuk kolom tanggal lahir format
isinya TANGGAL/BULAN/TAHUN dan tahunnya harus berisi 18 tahun keatas, isi aja
terserah yang penting 18 tahun keatas. Jika kalian punya kartu kredit maka
centang "Hubungkan kartu kredit aja, supaya saya dapat segera mulai
berbelanja (disarankan)" tapi jika kalian belum punya kartu kredit kalian
cukup menghilangkan centangnya aja. Setelah semuanya sudah di isi klik
"Setuju dan Buat Rekening". Setelah itu maka akan tampak gambar kartu
kredit, abaikan saja dan klik "Masuk Ke Rekening Saya" Setelah tampak
saldo paypal kalian $0.00 kalian klik LOG OUT.
Lalu
kalian priksa kotak masuk email kalian, dan konfirmaikan akun paypal kalian. Setelah
itu kalian diminta memasukan dua buah pertanyaan keamanan, pilih dan isi sesuka
kalian, lalu klik "Kirimkan". Setelah muncul tampilan baru langung
aja klik "Masuk Ke Rekening Saya" dan berhasil deh daftarya.
Setelah
itu tinggal surveynya:
Kalian
klik A.W.Surveys - Get Paid to Review Websites!
Lalu
klik Create Free Account dan kalian isi formulirnya lalu klik Create Free
Account
Lalu
ikuti aja survey-surveynya dengan cara klik tombol hijau yang ada pada menu
survey
Klik
View Website.... kalian liat-liat tuh web, lalu pada halaman sebelumnya kalian
isi saran untuk web tersebut.... nah kalau kalian berhasil klian akan mendapat
dollar sesuai survey kalian.
Lakukan
hal tersebut berulang-ulang sampai terkumpul dollar
Untuk
mendapat dollar yang lebih kalian harus REFFER FRIENDS dengan cara klik Don't
forget to invite your friends!. Dibawahnya ada tautan misal http://www.AWSurveys.com?R=1041689 blok dan copykan kedinding kalian, teen atau inbox atau bis juga post di blog
kalian, kalau ada yang mengeklik tautan kalian dan mendafar maka kalian akan
mendapat tambahan dollar.
Nah
jika dollar kalian mau di REDEEM kan,kalian tinggal klik Cash Out....jika
dollar kalian mencapai persyaratan maka dollar alian bisa diREDEEM kan di
tulisan Redeem Amount ada pilihan :
- $15
- $75
- $200
- $350
- $500
Kalian
pilih berapa jumlah dollar kalian sekarang lalu di tulisan Redeem Method ada
pilihan juga dan kalian pilih yang PAYPAL karena di atas tadi kan kita bikin
PAYPAL berarti uangnya nanti masuk nya di REKENING PAYPAL kalian yang kalian
bikin tadi setelah itu klik REDEEM NOW. Nanti kita di minta masukan alamat email
yang kita pakai buat PAYPAL tadi, lalu masukin aja alamat emailnya, lalu tekan
ENTER maka di situ kleuar tulisan yang artinya supaya kita menunggu selama 5
hari (batas maksimal). Maka dollar-dollar tersebut akan masuk ke REKENING
PAYPAL setelah 5 hari kemudian setelah 5 hari kemudian.
Kalian
cek saldo rekening kalian d PAYPAL…
………buzz
dollar kalian akan masuk ke akun paypal kalian ! Dan kalian tinggal nikmati deh
dollar dollar kalian.

Senin, 10 Juni 2013
Posted by Faisal
No comments | Senin, Juni 10, 2013
Tidak banyak yang tahu, bagaimana dekatnya Taufiq Kiemas dan
Muhammadiyah. Dua tahun silam, tepatnya Jumat 29 Juli 2011, sebuah lift baru di
Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah diresmikan. Selain Ketua Umum PP Muhammadiyah
Din Syamsuddin, maka Ketua MPR RI Taufiq Kiemas pun termasuk yang ikut
meresmikan penggunaan lift tersebut. Lha kok Taufiq Kiemas ikut meresmikan?
Ceritanya, suami Megawati Soekarnoputri tersebut memang sudah lama
runtang-runtung dengan Din Syamsuddin karena sama-sama memiliki visi besar
memperbaiki bangsa melalui berbagai aksi besar di Jakarta maupun berbagai kota
besar yang lain di Indonesia. Alhasil, kedua tokoh ini pun sering bertemu,
sering saling undang. Keduanya tak terhitung lagi berapa kali bertemu dan
saling tukar pandangan membicarakan persoalan bangsa dan negara Indonesia.
Suatu hari, almarhum hadir di PP Muhammadiyah Jakarta. Namun ketika
ingin naik ke lantai 2 yakni ruangan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin,
TK—panggilan menantu Bapak Proklamator RI ini, mengaku kesulitan dan nyaris
tidak sampai di ruangan Din. Maklumlah, selain usia, tubuh almarhum memang
tergolong besar. Oleh karenanya, meskipun dengan susah payah, TK pun lalu
mencapai lantai 2 gedung di Jl Menteng Raya 62 Jakarta Pusat tersebut.
Tak disangka, beberapa hari kemudian, TK menelepon Din Syamsuddin dan
bermaksud membantu pembangunan lift agar tidak menyulitkan orang yang ingin menaiki
gedung berlantai 4 itu. Beberapa saat kemudian, Taufiq Kiemas pun membangun
lift lengkap dengan interior setiap pintunya. Maka dari itu, saat diresmikan,
Taufiq Kiemas pun hadir dan turut meresmikan dengan menggunting pita.
Alhasil, setelah sukses dibangun dan diresmikan, maka TK pun sering
menghadiri acara di PP Muhammadiyah. Selain memudahkan almarhum menaiki lantai
demi lantai, kini lift tersebut sangat membantu banyak aktifitas yang
menghubungan antar lantai tentunya. Bahkan, tidak hanya menjangkau lantai 4,
lift tersebut kini dibangun hingga menjangkau lantai 5 untuk persiapan
penambahan lantai Gedung PP Muhammadiyah.
Tidak bisa dikisahkan, seberapa besar manfaat lift di Kantor
Muhammadiyah Pusat ini. Bantuan Taufiq Kiemas kepada Muhammadiyah tidak hanya
itu. Ketika Universitas Muhammadiyah Prof HAMKA (Uhamka) di Pasar Rebo
membangun Kampus baru, almarhum Taufiq Kiemas juga membantu biaya pembangunan
gedung tersebut. Berkat bantuannya, maka ribuan mahasiswa Uhamka kini bisa
dengan nyaman menempati kampus megah di kawasan Jakarta Timur ini.
Peresmian Kampus Uhamka, dilakukan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah dan
Taufik Kiemas, serta beberapa pejabat negara seperti Menhut Zulkifli Hasan yang
turut membantu pembangunan Kampus Uhamka. Kampus ini diresmikan pada 26 Juni
2010, dan hingga sekarang sudah banyak dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan
keummatan.
Melalui PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), Taufiq Kiemas
juga mendekatkan Muhammadiyah dengan dirinya. Atas prakarsa Muhammadiyah sebagai
salah satu penggagasnya, maka terbentuklah Bamusi (Baitul Muslimin Indonesia),
salah satu sayap politik PDIP yang memang disiapkan untuk membumikan Islam
melalui jalur politik di PDIP. Din Syamsuddin yang menginisasi bersama beberapa
tokoh Ormas Islam lainnya, maka Bamusi berhasil didirikan pada 29 Maret 2007 di
Jakarta. Sejak itu, antara Bamusi dan Muhammadiyah pun sering bertemu dan
menggelar aksi bersama untuk kepentingan umat.
Misalnya pada 1 Oktober 2008, Muhammadiyah dan Bamusi, mengadakan
salat Iedul Fitri bersama di Gelora Bung Karno (GBK). Ribuan Islam mengikuti
dengan seksama salat Iedul Fitri ini. Beberapa ormas lain juga ikut menjadi
penggagas pelaksanaan salat Iedul Fitri bersama itu, di antaranya Pemuda
Pancasila, Angkatan Muda Ka'bah, serta Pelajar Islam Indonesia. Muhammadiyah
dan Baitul Muslimin Indonesia, serta banyak Ormas tersebut bersama-sama
mempersiapkan salat Iedul Fitri selama 2 minggu, sejak rapat perdana pada 16
September 2008.
Tidak hanya di Jakarta, Bamusi Daerah pun juga menjalin hubungan yang
baik dengan Muhammadiyah. Sebagai contoh, ketika digelar dialog menjelang
Pilada Jatim, 2012 silam, Bamusi Jatim juga mengundang Rektor UMM (Universitas
Muhammadiyah Malang) Muhajir Effendi. Banyak Bamusi di Provinsi lain, juga
menyelenggarakan acara serupa, dengan melibatkan Muhammadiyah setempat.
Ketika HUT Bamusi pada akhir Mei 2013 silam, Ketua Umum PP
Muhammadiyah Din Syamsuddin pun hadir. Pada kesempatan itu, Taufiq Kiemas pun
berpesan, bahwa Bamusi bagaimanapun harus berhasil merebut garis tengah umat
Islam dengan organisasinya tersebut. Sebagai penggagas Bamusi, Muhammadiyah
sangat berkepentingan dengan berdirinya sayap politik PDIP tersebut, karena tak
bisa dipungkiri, untuk membumikan Islam, berdakwah, dan menyebarkan ajaran
serta nilai-nilai Islam, Muhammadiyah tidak mungkin bisa bekerja sendirian.
Sejak itu, tidak terhitung lagi berapa kali Taufiq Kiemas hadir ke
Muhammadiyah bertemu Din Syamsuddin dan “jamaah” Muhamamdiyah yang lain. Bahkan
almarhum menjadi narasumber Pengajian Bulanan rutin PP Muhammadiyah.
Pada beberapa kali pertemuan besar Tokoh Bangsa, TK pun hadir dan
turut memberikan pendapat dan masukan bersama tokoh lain. Meski banyak tokoh
lain yang hadir, namun almarhum termasuk salahsatu tokoh yang sangat disegani
oleh tokoh lain karena kesenioran-nya dalam berpolitik.
Terakhir, almarhum hadir di PP Muhammadiyah pada Pengajian Bulanan
dengan tema 'Menegakkan Kedaulatan Negara Dengan Empat Pilar Bangsa' Kamis (28/3/2013)
silam, dan mendapatkan banyak apresiasi positif dari sekitar 500 peserta
pengajian yang hadir. Almarhum dengan panjang lebar menceritakan hubungan
dirinya dengan sejarah partai Islam, maupun hubungan keluarga mertuanya,
Soekarno dan Muhammadiyah.
Sekedar diketahui, mertua almarhum, yakni Ir Soekarno memang seorang
Muhammadiyah. Saksi sejarah tentang Muhammadiyah-nya Soekarno, masih bisa
ditemukan di berbagai tempat. Salah satunya, adalah adanya dua surat Soekarno
yang saat ini masih disimpan rapi di rumah bekas pengasingannya di Bengkulu.
Surat tersebut ditandatangani Ir Soekarno, yang waktu itu menjabat Voorzitter
Consul Hoofdbestuur Moehammadijah Daerah Benkoelen. Jabatan Soekarno bisa
diketahui juga dari surat tersebut.
Ketika Soekarno diasingkan ke Bengkulu tahun 1938, mertua TK ini
kemudian bertemu dengan banyak tokoh Islam di sana. Salah satunya adalah H.
Hasan Din, seorang tokoh Muhammadiyah Bengkulu. Hasan Din memiliki anak
perempuan cantik bernama Siti Fatimah yang kemudian diperistri Soekarno.
Mungkin Anda tidak tahu, siapa Siti Fatimah? Beliau adalah Fatmawati, Ibunda
Megawati Soekarno Putri.
Setelah menikah dengan Soekarno, Siti Fatimah mengganti nama dirinya
dengan Fatmawati. Dari perkawinannya dengan Fatmawati, Soekarno dikaruniai 5 anak:
Guntur Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarno Putri,
Sukmawati Soekarnoputri, dan Guruh Soekarnoputra.
Dari kesekian anak Fatmawati, Megawati-lah yang berhasil menapak dunia
politik hingga menjadi Presiden menggantikan Abdurrahman Wahid pada 2001 silam.
Hal itu tidak bisa terlepas dari peran suami Mega, almarhum Taufiq Kiemas yang
wafat di Singapura dan dimakamkan Minggu (9/6/2013) hari ini.
Oleh karenanya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin pun dari
Malang meminta kepada segenap warga Muhammadiyah untuk turut melakukan salat
ghaib atas wafatnya menantu Proklamator RI itu.




